• Selamat Datang Santri/Santriwati di Situs Resmi Pesantren Luhur Baitul Hikmah
Kamis, 30 Juli 2026

HARI YANG BERAT

HARI YANG BERAT
Bagikan

oleh: Ach Dhofir Zuhry

Horacius, seorang pujangga Romawi kuno, tiga puluh tahun sebelum Masehi pernah mengingatkan kita yang hidup di abad ke-21 ini, “Dia yang dapat menyatakan hari ini miliknya adalah dia yang menyelamatkan dirinya dengan berkata: biarlah hari esok menjadi hari paling buruk, sebab saya hidup hari ini.”

secrets of divine love

secrets of divine love

Satu hal yang paling tragis dari tabiat manusia adalah bahwa kebanyakan manusia cenderung menolak hidup dengan menyia-nyiakan waktu, terus menolak hari ini dengan tidak menghargai dan menidakkan diri sendiri. Bagaimana pernyataan ini bisa dibuktikan kebenarannya? Mari kita simak ilustrasi berikut!

Anak kecil berkata, “kalau saya sudah besar nanti.” Ketika remaja ia berujar, “jika saya dewasa kelak.” Setelah dewasa ia bergumam, “apabila saya sudah menikah.” Selanjutnya pikirannya berubah, “nanti kalau saya pensiun.” Nah, sesudah pensiun dan kehilangan banyak hal penting dalam hidupnya, barulah ia sadari bahwa semuanya telah menjadi masa lalu, tenggelam di masa silam, ditelan menjadi racun, dimuntahkan menjadi api.

Apakah skenario di atas terdengar akrab di telinga Anda? Kita nyaris selalu terlambat menyadari bahwa waktu telah melangkahi kita sebelum kita menjalani hidup, bahwa kehidupan ini ada pada kita, ada setiap saat, hari ini, sekarang, bukan kemarin atau esok!

Baca Juga : BARAKAH

Mengapa hari ini terasa berat? Tentu saja karena Anda menanggung dan membawa beban masa lalu yang tak tuntas dan rencana tata kelola masa depan yang tak jelas.

Biarlah hari kemarin menjadi milik masa lalu, jangan tangisi susu yang telah tumpah, Anda tidak hidup di masa lalu! Jangan Anda seberangi jembatan sebelum tiba di sana, sebab, sikap buru-buru tak pernah membantu, ia hanya akan menguras tenaga dan menyia-nyiakan sumber daya.

Jika Anda sadari bahwa hari ini teramat menyedihkan, pasti kemarin Anda telah bahagia dan riang gembira. Seandainya Anda tahu bahwa hari esok penuh harapan dan pencapaian, pasti hari ini tidak akan Anda sia-siakan. Nah, tugas Anda hanya berusaha sebisa mungkin sampai waktu tidur tiba, biarlah hari esok menentukan takdirnya sendiri.

Nah, jika Anda merasa bahwa hidup ini tak lagi bersahabat, Anda perlu curiga jangan-jangan Anda memang bukan sahabat yang baik bagi kehidupan ini. Mari Hijrah ke Allah!

#PrayForJT610

____
*Filsuf, Pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah, penulis buku-buku best seller

SebelumnyaBARAKAHSelanjutnyaHakikat Teknologi: Dari Eksistensi Manusia hingga Kritik Martin Heidegger
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar menunggu persetujuan admin

[…] Baca Juga : HARI YANG BERAT […]

Reply
Pesantren Luhur Baitul Hikmah
Jl. Aris Joyo Mustoko, RT./RW:/RW.05/02, Ngempit, Tegalsari, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163